Ketua koperasi bina usaha kampung benayah sekaligus merangkap jabatan sebagai penghulu kampung benayah terindikasi tidak profesional dan tidak komitmen dengan pernyataan sendiri.

Sahabatadhyaksa.com – Siak 17/01/2024 Melalui surat pernyataan yg di buat oknum penghulu kampun benayah di tanggal 14 Juni 2023 yang di tanda tangani di atas materai 10.000,oknum penghulu kampung menyatakan ” bahwa jika saya terpilih menjadi penghulu kampung benayah periode 2024 – 2029,maka saya bersedia mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai ketua koperasi bina usaha kampung benayah”

tapi… sampai saat ini oknum penghulu kampung benayah tersebut belum merealisasikan surat pernyataan yg ia buat malahan sibuk memberhentikan staff kantor kampung benayah sebanyak 5 orang secara sepihak tanpa ada koordinasi dengan camat dan mendapatkan surat rekomendasi dari camat pusako.

Terkait dengan rangkap jabatan ini,di samping ia sebagai penghulu, jabatan dia di koperasi sebagai ketua koperasi dan sebagai pelindung dan penasehat koperasi,ini tentu nya akan menghambat jalannya roda pemerintahan di kampung apalagi di kampung banyak kegiatan sosial, agama,pemuda dll…

apa lagi banyak janji – janji politik beliau waktu kampanye kemaren,
janji – janji ini harus di tepati sesuai visi misi yang dia buat… oleh karena itu kami selaku awak media sahabat adiyaksa telah mendapat laporan dari beberapa petani yang tdk mau nama nya di sebutkan.
harapan petani agar segera di laksanakan pemilihan ketua koperasi yang baru agar berjalan nya koperasi ini dengan baik dan benar,dan dapat laporan juga dari petani dg di buktikan kwitansi penjualan buah sawit.

sekarang tidak melalui PT PERSI lagi melainkan melalui beberapa peron yg ada di kabupaten Siak,kami menganggap ini sudah ada semacam permainan,dan kami menilai kurang nya pengawasan dari badan pengawas koperasi terhadap koperasi bina usaha kampung benayah.

Mendapatkan laporan dari petani kami anggota jurnalis langsung menjumpai direktur PT PERSI supaya ini tidak berlarut-larut dan permasalahan bisa cepat terselesaikan.
kami minta pihak PT PERSI koperasi dan perwakilan petani hearing di DPRD kabupaten siak dan direktur PT PERSI bersedia dan akan di jadwal dalam Minggu depan.

kami melihat banyak kejanggalan di koperasi bina usaha kampung benayah tidak lagi transparan terhadap petani,seperti simpan wajib pokok petani, angkutan jasa mobil koperasi 2 unit yang bergerak membawa muatan tiap hari dan penjualan buah sisa tandan segar sawit kepada tengkulak yang ada di benayah.
dan nanti nya kami minta pihak PT PERSI menyiapkan data tentang kredit petani yang selama ini sudah di potong setiap kali panen…

Jurnalis – Nazaruddin

Pos terkait