Sambut Ramadan 1447 H, Kanwil KemenHAM Sumbar Gelar Tausiyah dan Do’a Bersama

Padang,sahabatadhyaksa.com- KemenHAM Sumatera Barat menggelar tausiyah dan doa bersama dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kanwil KemenHAM Sumbar dan peserta magang Kemnaker yang berlangsung khidmat.

 

Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sumbar-Riau, Dewi Nofyenti mengatakan kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan lebih awal karena padatnya agenda yang akan dijalani jajaran kantor wilayah menjelang Ramadhan. Ia berharap, tausiyah yang disampaikan dapat menjadi bekal spiritual bagi seluruh pegawai dalam menyambut bulan penuh berkah.

 

“Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, kami sengaja mengadakan tausiyah dan doa bersama hari ini. Beberapa waktu ke depan, masing-masing akan disibukkan dengan berbagai kegiatan dan agenda, sehingga tidak semuanya bisa hadir lengkap,” ujar Kakanwil Dewi dalam sambutannya di Kantor Wilayah, Senin (09/02/2026).

 

Ia menekankan bahwa persiapan menyambut Ramadhan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga kesiapan batin dan perbaikan hubungan sosial.

 

“Yang perlu kita persiapkan adalah hati kita, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, barulah kemudian memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Mudah-mudahan ibadah puasa kita nantinya diterima oleh Allah SWT,” katanya.

 

Kemudian dalam tausiyahnya, ustadz M. Sofian Gani yang dihadirkan mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan momentum refleksi diri sekaligus peningkatan kualitas ibadah. Ia mengajak seluruh peserta menyambut Ramadan dengan rasa syukur dan kegembiraan, sembari menyadari bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan sementara.

 

“Kita di dunia ini hanya merantau. Saat pulang ke akhirat nanti, yang kita bawa hanyalah amal ibadah. Ramadhan adalah kesempatan untuk memperbanyak bekal tersebut,” ungkapnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki ibadah Shalat sebagai fondasi utama dalam beragama. Menurutnya, Shalat merupakan ibadah pertama yang akan dihisab dan menjadi penentu diterima atau tidaknya amal ibadah lainnya.

 

“Kalau kita bingung apa yang harus diperbaiki pertama kali, maka perbaikilah Shalat. Karena Shalat adalah ibadah yang paling pertama ditimbang. Jika Shalat diterima, maka ibadah yang lain ikut diterima,” jelasnya.

 

Selain Shalat, seluruh jajaran Kantor Wilayah juga diajak untuk memperbanyak sedekah selama Ramadhan. Ustadz tersebut mengisahkan bahwa orang yang gemar bersedekah memiliki kedudukan istimewa karena sedekah menjadi penopang berbagai amal kebaikan lainnya.

 

“Di bulan biasa saja pahala sedekah sudah besar, apalagi di bulan Ramadan pahalanya dilipatgandakan. Maka inilah kesempatan kita,” tuturnya.

 

Kegiatan tausiyah dan doa bersama ini diharapkan mampu memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Kanwil KemenHAM Sumbar maupun Wilayah Kerja Riau dalam menyambut Ramadhan tahun ini. (Humas KemenHAM Sumbar)

 

 

Sri Imelda

Pos terkait