Semangat “Persit Bisa”: Gelar Simfoni Karya untuk Bangsa

JAKARTA, SahabatAdhyaksa.com – Rangkaian kegiatan “Persit Bisa” Tahun 2026 memasuki hari ketiga sekaligus hari terakhir di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

 

Pada hari penutupan ini, kegiatan berlangsung semakin beragam dengan memadukan unsur kreativitas, edukasi, pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, hingga hiburan dalam satu rangkaian acara yang hangat dan penuh kebersamaan.

 

Mengangkat tema Tenun Pringgasela, hari ketiga Persit Bisa 2026 kembali menegaskan komitmen Persit Kartika Chandra Kirana dalam mengangkat kekayaan wastra Nusantara sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anggota Persit untuk menampilkan karya, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ekonomi kreatif dan dunia digital.

 

Antusiasme peserta tampak sejak pagi saat acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Vocal Group Puspomad yang membawakan sejumlah lagu secara interaktif untuk menghibur para undangan dan pengunjung.

 

Penayangan Journey Pringgasela yang menampilkan proses kreatif dan nilai budaya dari Tenun Pringgasela menjadi pengantar sebelum sesi Fashion Show Pringgasela by Kraton, yang memperlihatkan keindahan tenun tradisional dalam sentuhan busana modern dan elegan. Melalui peragaan tersebut, Tenun Pringgasela tampil tidak hanya sebagai kain warisan budaya, tetapi juga sebagai karya kreatif yang memiliki daya tarik dalam dunia mode masa kini.

 

Tidak hanya menghadirkan peragaan busana, hari ketiga juga diisi dengan gelar wicara bertema “Pemberdayaan Perempuan di Era Digital” dengan narasumber dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Dalam sesi tersebut, para narasumber membagikan wawasan mengenai peluang perempuan untuk berkembang di tengah kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan ruang digital untuk promosi, pemasaran, jejaring usaha, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM. Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.

 

Pada sesi siang hingga sore, pengunjung kembali disuguhkan tayangan perjalanan hasil karya anggota, dilanjutkan dengan Fashion Show Selvi Collection yang menampilkan karya anggota Persit dalam konsep busana yang anggun, kreatif, dan relevan dengan perkembangan tren gaya masa kini.

 

Panggung Persit Bisa 2026 semakin semarak dengan gelaran Fashion Show Nusantara yang menampilkan 28 koleksi dari masing-masing Pengurus Daerah. Sesi ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian hari ketiga karena memperlihatkan keberagaman karya anggota dari berbagai wilayah Indonesia. Setiap koleksi menghadirkan karakter, motif, warna, dan kekhasan daerah masing-masing, sekaligus menunjukkan besarnya potensi Persit dalam bidang kreativitas dan ekonomi kreatif.

 

Keseruan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan hiburan, termasuk musik instrumental dari Kartika Band yang mengiringi suasana kegiatan. Menjelang penutupan, acara dilanjutkan dengan closing ceremony dan closing statement dari Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian Persit Bisa 2026.

 

Penutupan kegiatan berlangsung meriah melalui penampilan Closing Dance Rampak Gendang Kopassus yang dibawakan oleh 12 penari anggota Persit Kopassus. Tarian ini menghadirkan energi, kekompakan, dan semangat kebersamaan sebagai simbol kuatnya persatuan anggota Persit dalam menjaga budaya, mengembangkan karya, dan terus memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

 

Melalui penyelenggaraan hari terakhir rangkaian “Persit Bisa 2026” bertajuk Semangat “Persit Bisa”: Gelar Simfoni Karya untuk Bangsa, Persit Kartika Chandra Kirana menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya menjadi wadah kebersamaan istri prajurit, tetapi juga ruang pemberdayaan yang mendorong anggota untuk semakin kreatif, mandiri, produktif, dan adaptif di era modern. Dengan tetap berpijak pada nilai budaya bangsa, Persit terus menghadirkan karya nyata yang mendukung kemandirian ekonomi keluarga serta memperkuat kebanggaan terhadap warisan

nusantara. (Dispenad)

Pos terkait